PASANGKAYU – Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap II Tahun 2025 kategori nominasi (penerima baru) aspirasi Ratih Megasari Singkarru, MSc, dilaksanakan di Kabupaten Pasangkayu.
Informasi jadwal kegiatan ini diunggah melalui akun Facebook @RumahAspirasiPasangkayu.
Kegiatan penyaluran dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, dan menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah Kecamatan Sarudu, Dapurang, dan Duripoku.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, penyaluran PIP dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 09.30 – 11.30 WITA bertempat di Desa Sarasa, Kecamatan Dapurang. Sesi kedua dilaksanakan pukul 13.30 – 14.30 WITA di Kediaman RCH, Jalan Poros Desa Saptanajaya, Kecamatan Duripoku. Selanjutnya, sesi ketiga berlangsung pukul 15.30 – 17.00 WITA di Lorong 4 Barat, Desa Bulumario, Kecamatan Sarudu.
Menanggapi penyaluran bantuan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Dapil Sarudu, Dapurang, dan Duripoku dari Partai NasDem, Robin Chandra Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Ratih Megasari Singkarru atas perhatian yang diberikan kepada pelajar di daerah pemilihannya.
“Kami pertama-tama tentunya mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih kepada Kakak Ratih Megasari Singkarru yang telah memperhatikan anak-anak atau siswa-siswi di dapil kami. Ini merupakan hal yang luar biasa dan mudah-mudahan dapat terus berkelanjutan,” ujar Robin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Ia menjelaskan, penyaluran PIP aspirasi Ratih Megasari Singkarru dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada bulan Desember hingga Januari, sementara tahap kedua biasanya dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli.
“Bagi adik-adik atau anak-anak kita yang namanya belum keluar pada tahap ini, mudah-mudahan insyaAllah pada tahap selanjutnya bisa mendapatkan beasiswa PIP,” jelasnya.
Robin menegaskan, program PIP tersebut merupakan bukti komitmen Ratih Megasari Singkarru sebagai anggota DPR RI dalam membangun sumber daya manusia di Sulawesi Barat, khususnya melalui sektor pendidikan di wilayah Sarudu, Dapurang, dan Duripoku.
“Ini membuktikan bahwa Ibu Ratih benar-benar berkomitmen membangun Sulawesi Barat tanpa terkecuali melalui jalur pendidikan. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Ratih,” pungkasnya. (Hip)








