JAKARTA – Perjalanan panjang Prabowo Subianto memimpin Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) akhirnya berakhir. Setelah mengemban amanah selama 34 tahun, Presiden RI ke-8 ini resmi mundur dari jabatan Ketua Umum PB IPSI.

Keputusan ini diambil karena kesibukan Prabowo yang kini fokus penuh memimpin negara sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Alhamdulillah, hari ini saya mohon izin untuk tidak melanjutkan jabatan sebagai Ketum PB IPSI. Karena tugas kebangsaan ini menyita waktu saya, sehingga tidak mungkin saya bisa efektif memimpin IPSI,” ujar Prabowo.
Prabowo juga meminta maaf jika dalam beberapa tahun terakhir dirinya tidak terlalu aktif tampil di depan, namun ia menegaskan selalu mendukung perkembangan silat dari belakang.
“Saya minta maaf hampir 3 tahun ini tidak terlalu aktif di depan, tapi saya selalu mendukung di belakang. Sekarang dengan saya menjadi Presiden, saya yakin IPSI akan lebih dahsyat lagi ke depannya,” tambahnya.
Sugiono Resmi Terpilih Jadi Penerus
Menggantikan posisi Prabowo, Menlu Sugiono resmi terpilih menjadi Ketua Umum PB IPSI periode berikutnya.
Kedatangan Sugiono disambut antusiasme besar, mengingat figur ini dinilai memiliki visi kuat untuk membawa IPSI ke level yang lebih tinggi, termasuk ambisi besar mengangkat pencak silat agar bisa masuk ke ajang Olimpiade.
Dengan pergantian kepemimpinan ini, IPSI diharapkan tetap solid dan terus berkembang sebagai induk organisasi silat terbesar di tanah air.(*red)
Editor : MSR








