PALU (SULTENG) – Memasuki usia ke-62, Provinsi Sulawesi Tengah bukan sekadar merayakan pencapaian, melainkan diingatkan bahwa perjuangan untuk memajukan daerah masih panjang dan semakin berat tantangannya. Usia ini menjadi “alarm” kuat bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi.
Dalam pesan yang disampaikan, disoroti bahwa masih banyak pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan bersama.
“Masih banyak saudara-saudara kita yang hidup di bawah garis kemiskinan. Bahkan, masih ada sekitar 80.000 keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ini menjadi tanggung jawab moral kita bersama,” ujarnya.
Bekerja Lebih Keras demi “Nambaso”
Melihat kondisi tersebut, tekad bulat pun dikeraskan. Semua pihak dituntut untuk bekerja tidak hanya giat, tetapi juga dengan hati yang tulus.
“Karena itu, kita harus bekerja lebih keras, lebih giat, dan lebih tulus. Demi mewujudkan cita-cita Sulawesi Tengah yang Nambaso (sejahtera/makmur),” tegasnya.
Satu Tujuan, Satu Pengabdian.Untuk mencapai tujuan mulia tersebut, diperlukan kesatuan visi dan misi. Seluruh elemen masyarakat, organisasi, dan pemerintah diminta untuk menyatukan langkah dan tujuan.
“Semua elemen wajib memiliki tujuan yang sama, yaitu mengabdi sepenuh hati kepada daerah tercinta, Sulawesi Tengah. Hanya dengan kebersamaan dan kerja keraslah kita bisa mengatasi segala tantangan dan membawa daerah ini menuju kemajuan yang nyata,” pungkasnya. (*/red)








