PASANGKAYU – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Dusun Salunggaluku, Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, pada Sabtu (30/05/2026) sore. Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan kuda dalam tradisi budaya Mandar yang legendaris, Sayyang Pattuddu’ (Kuda Menari). Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, personel kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu, turun langsung mengamankan lokasi sejak pukul 14.00 WITA.
Kehadiran aparat kepolisian di tengah kerumunan massa bukan sekadar untuk menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap pelestarian warisan budaya daerah. Tradisi Sayyang Pattuddu’, yang merupakan simbol kebanggaan masyarakat Mandar, digelar dengan penuh antusiasme oleh warga setempat.
Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, melalui Kapolsek Bambalamotu, AKP Yauri Yusuf, menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman (sense of security) kepada masyarakat, sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur budaya lokal.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Tradisi Sayyang Pattuddu’ merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan, sehingga Polri siap memberikan pengamanan demi terciptanya situasi yang kondusif,” ujar AKP Yauri Yusuf.
Selama prosesi berlangsung, Bhabinkamtibmas bersama pihak terkait secara aktif mengatur lalu lintas di jalur yang dilalui rombongan kuda menari. Personel juga memberikan imbauan persuasif kepada penonton agar tetap berada di area aman, tidak menghalangi jalan, serta mengutamakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia yang turut menyaksikan.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Mereka berbondong-bondong keluar rumah untuk menyaksikan kepiawaian para penunggang kuda yang menarikan kudanya sesuai irama musik tradisional. Berkat sinergi yang solid antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, dan kesadaran masyarakat, kegiatan tersebut berlangsung tanpa gangguan berarti. Situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah hukum Polsek Bambalamotu terpantau kondusif hingga akhir acara.
Polres Pasangkayu menegaskan bahwa jajaran Polsek Bambalamotu akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat. Tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, serta mendukung setiap kegiatan positif yang dapat mempererat persatuan dan melestarikan identitas budaya lokal di Kabupaten Pasangkayu.
Dengan berakhirnya kegiatan ini dengan aman, diharapkan tradisi Sayyang Pattuddu’ dapat terus lestari sebagai daya tarik wisata budaya sekaligus pemersatu masyarakat Mandar di tanah Sulawesi Barat. (Jas)
Sumber : Humas Polres Pasangkayu






