PASANGKAYU, – Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, menghadiri peresmian 3.035 unit Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan secara Video Conference dari Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (13/8/2026).
Peresmian nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Turut hadir dalam kegiatan di titik Pasangkayu:
1. *Letkol Arh. Imam Hanafi* (Dandim 1427/Pasangkayu)
2. *Mayor Caj. Ikbar Baharuddin* (Kasdim 1427/Pasangkayu)
3. *Iptu Chandra Boyke* (Kapolsek Pasangkayu mewakili Kapolres Pasangkayu)
4. *Nur Rahmad* (Pasi Intel Mewakili Kejaksaan Negeri Pasangkayu)
5. *Riki Agus Rinaldi* (ADM PT Mamuang)
6. *Agro Susanto* (CDO PT Mamuang)
7. *Asisten III* Kabupaten Pasangkayu
8. *Zulfikar* (Kadis Kominfo Kab. Pasangkayu)
9. *M. Takbir Arifin, http://S.IP, http://M.AP* (Camat Kec. Pedongga)
10. Personil Kodim 1427/Pasangkayu
11. Aparat Desa Martasari
12. Masyarakat Dusun Nakula
*”Ini Misi Kemanusiaan TNI dan Polri”*
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan haru atas diresmikannya ribuan infrastruktur tersebut.
“Hari ini, atas nama rakyat Indonesia, saya dengan bangga meresmikan 3.035 unit Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 titik Air Bersih yang telah dibangun oleh prajurit TNI Angkatan Darat,” ujar Presiden.
Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri. “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota TNI dan Polri. Saudara-saudara telah menjalankan misi kemanusiaan kepada rakyat.”
“Ingat, saudara adalah TNI Rakyat, Polisi Rakyat. Saudara berjuang bersama rakyat dan kembali kepada rakyat,” tegasnya.
*Hadirkan Akses untuk Masyarakat Pelosok*
Presiden menyebut pembangunan ini bertujuan untuk menghadirkan akses layak bagi masyarakat di daerah terpencil.
“Hari ini saya bangga, hari ini saya terharu, karena inisiatif mulia ini lahir dari semangat pengabdian saudara-saudara sekalian. Kebahagiaan saya adalah melihat anak-anak bangsa, melihat masyarakat kita di pelosok-pelosok, di daerah terpencil, kini dapat menikmati jembatan yang layak dan air bersih,” kata Prabowo.
“Dahulu mereka harus berjalan jauh, harus menempuh medan sulit, dan tidak memiliki akses air bersih. Hari ini, berkat kerja keras dan keringat para anggota TNI dan Polri, semua itu bisa kita wujudkan,” tambahnya.
Presiden menutup dengan pesan bahwa seorang prajurit akan selalu dikenang bukan karena pangkatnya, tetapi karena karya dan baktinya kepada bangsa dan negara.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa. (*/jas)






