Morowali- Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menggelar halal bihalal dan silaturahim dengan masyarakat di kampung halaman di Kawasan Vila Kandang Rusa, Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Selasa.
“Tak ada persatuan tanpa silaturahmi, tak ada kemajuan tanpa persatuan dan tak ada kekuatan tanpa persatuan,” kata dia.
Menurut dia, pesan itu juga selaras dengan nilai kearifan lokal Morowali, “Tepe Asa Moroso” yang bermakna “bersatu kita kuat” semangat yang terus didorong dalam memperkuat kolaborasi dan sinergitas membangun Sulteng Nambaso.
“Nilai ini harus kita jaga, kalau mau maju,” ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya menempatkan ibadah sebagai prioritas utama dalam kehidupan.
Ia menyerukan bahwa tujuan hidup seorang hamba, sejatinya beribadah kepada Allah SWT, sementara keperluan hidup adalah bagian yang akan mengikuti jika tujuan utama sudah dijaga dengan baik.
“Semua urusan manusia ini Allah yang tentukan, tapi kita tidak percaya karena urusan manusia ini lebih besar dalam diri kita,” katanya.
Untuk merombak pola pikir yang keliru, ia menganjurkan supaya menyetop segala aktivitas saat adzan berkumandang, lalu bersegera memenuhi panggilan shalat berjamaah di masjid.
Begitu juga dengan membaca Al Quran setiap hari, meski hanya satu atau dua halaman mesti dibiasakan, sebagai “obat hati” yang manjur untuk menjernihkan hati dan menguatkan iman.
“Usahakan kita makmurkan masjid dan biasakan mengaji setiap hari,” katanya.
Anwar juga menyampaikan penjelasan terkait program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk memaparkan kembali program unggulan Sembilan Berani.
Ia menegaskan komitmennya dalam melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa kembali berkumpul dengan masyarakat. Momentum ini sekaligus memperkuat persaudaraan kita. Jabatan boleh berubah, tetapi kebersamaan harus tetap terjaga,” katanya.(*red)








