Berita  

Banjir Sumatra, Presiden Perintahkan Audit Total PT.Toba Pulp Lestari Sampai Keakar-Akarnya

JAKARTA – Istana tak lagi pakai basa-basi. Presiden memerintahkan audit total terhadap perusahaan yang diduga ikut menyumbang banjir Sumatera. Targetnya jelas: PT Toba Pulp Lestari.

Perintahnya tegas: cek izin, cek peta konsesi, cek dampak lingkungan! Bukan audit kosmetik, tapi audit sampai akar hutan karena banjir bukan sulap, bukan pula hujan semata.

Publik pun membuka arsip lama. Toba Pulp Lestari punya sejarah panjang. Dulu bernama Indorayon, dirintis oleh Sukanto Tanoto, nama besar di industri pulp yang sejak lama disorot karena konflik lahan dan lingkungan.

Namun zaman berubah. Kepemilikan juga konon berpindah. Kini, 92 persen lebih saham Toba Pulp Lestari dikuasai Allied Hill Limited, perusahaan berbasis Hong Kong. Benderanya asing, tapi jejak lingkungannya tetap di Sumatera.

Di balik Allied Hill Limited, tercatat sosok Joseph Oetomo, pengusaha yang kini menjadi pengendali utama. Namun konon Toba Pulp ini diduga kuat masih dikendalikan Sukanto Tanoto sebagai pemilik awal.

Data pemerintah menyebut, konsesi TPL mencapai ±168 ribu hektare. Ketika hutan hilang, air kehilangan rumah. Saat hujan turun, banjir pun naik panggung—lengkap dengan korban dan kerusakan.

Kini bola ada di tangan auditor negara. Audit atau amnesti? Cabut izin atau sekadar teguran? Sumatera menunggu. Dan alam tak lagi bisa diajak kompromi. Artinya jelas: audit ini bukan nostalgia masa lalu ini soal penguasa terbaru hutan hari ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250