JAKARTA – Situasi politik dan militer di Amerika Serikat kembali memanas. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, dikabarkan memecat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George, pada Kamis (2/4/2026). Pemecatan ini terjadi di tengah situasi yang sangat genting akibat meningkatnya ketegangan perang di kawasan Timur Tengah.
Baca Juga :
Inggris Jadi Pemimpin Koalisi 35 Negara, Gencar Usulkan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Insiden yang terjadiPihak Pentagon secara resmi mengonfirmasi bahwa Jenderal Randy George, yang seharusnya masih menjabat lebih dari satu tahun lagi, kini dinyatakan pensiun dini secara efektif mulai hari itu juga.
“Beliau akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 mulai berlaku segera,” tulis pernyataan resmi Pentagon, Jumat (3/4/2026).
Tidak sendirian, Hegseth juga turut memecat dua jenderal lainnya, yaitu Jenderal David Hodne (Komandan Komando Transformasi dan Pelatihan) serta Mayor Jenderal William Green (Kepala Korps Kapelan Angkatan Darat).
Deretan Jenderal yang Sudah Tumbang
Langkah ini merupakan kelanjutan dari “pembersihan” besar-besaran yang sudah dilakukan sebelumnya. Sebelumnya, Hegseth juga telah mencopot jabatan sejumlah pimpinan tertinggi militer, antara lain:
– Jenderal C.Q. Brown (Kepala Staf Gabungan)
– Laksamana Lisa Franchetti (Kepala Operasi Angkatan Laut)
– Jenderal James Slife (Wakil Kepala Staf Angkatan Udara)
Jaksa Agung Juga Dihukum Pecat
Di hari yang sama, badai pemecatan juga melanda jajaran penegak hukum. Presiden Donald Trump resmi memecat Jaksa Agung AS, Pam Bondi.
Kabar menyebutkan, Trump sangat kecewa terhadap kinerja Bondi karena dinilai gagal menutup kasus Jeffrey Epstein dan dianggap tidak agresif menyeret musuh-musuh politiknya ke meja hijau.
“Trump kecewa dengan Bondi karena gagal meredam kasus Epstein dan menyeret musuh politik ke pengadilan,” tulis sumber internal.
Posisi Bondi untuk sementara akan diisi oleh Todd Blanche, mantan pengacara pribadi Trump yang kini menjabat Deputi Jaksa Agung. Trump bahkan memuji Blanche sebagai pengacara yang sangat berbakat dan dihormati.
Ke depannya, Trump dikabarkan berencana mengangkat Lee Zeldin, yang saat ini menjabat Kepala EPA (Badan Perlindungan Lingkungan), untuk menduduki kursi Jaksa Agung tersebut.
Sumber: CNBC Indonesia
Editor : MSR








