Berita  

Guru Tampar Siswa, Siswa Lain Mogok Sekolah: Ini Penjelasan Pihak Guru

Harian Indonesia Pos.com | Lebak – Kasus dugaan penamparan yang dilakukan oleh seorang guru, Bu Dini Fitria, Kepsek SMAN 1 Cimarga terhadap siswanya berbuntut panjang. Selain dilaporkan ke pihak kepolisian, aksi tersebut juga memicu aksi mogok sekolah oleh siswa lainnya.

Dengan wajah sedih, Bu Dini memberikan penjelasan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut. Ia mengakui bahwa memang telah terjadi penamparan, namun ia membantah bahwa tindakannya tersebut merupakan kekerasan seperti yang diberitakan.

“Saya spontan melakukan itu, tidak ada niat untuk memukul keras atau menyakiti. Tujuan saya hanya untuk mendisiplinkan siswa tersebut,” ujar Bu Dini kepada polisi.

Kasus ini semakin pelik dengan adanya aksi mogok sekolah yang dilakukan oleh siswa lainnya. Mereka menyatakan dukungan kepada Bu Dini dan menyayangkan tindakan pelaporan yang dilakukan oleh orang tua siswa.

Pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, mereka berjanji akan melakukan mediasi antara pihak guru, siswa, dan orang tua siswa untuk mencari solusi terbaik.

Kasus ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sebagian menyayangkan tindakan penamparan yang dilakukan oleh guru, sementara sebagian lainnya memberikan dukungan kepada guru tersebut dan menilai bahwa tindakannya masih dalam batas wajar sebagai upaya pendisiplinan.

Kasus ini menjadi perhatian serius bagi dunia pendidikan. Diharapkan, kejadian serupa tidak terulang kembali dan semua pihak dapat belajar dari pengalaman ini. (hip)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250