PASANGKAYU, – Lapangan Umum Desa Saptanajaya, Kec. Duripoku, Kab.Pasangkayu, Sulawesi Barat dipenuhi sorakan dan kegembiraan warga yang padat pada hari kemarin, Kamis (28/22/2025) ketika rangkaian acara HUT ke-33 Desa Saptanajaya ditutup dengan semarak yang tak terlupakan.
Acara yang digelar mulai pukul 14.00 wita, menyatukan berbagai elemen: sambutan penuh makna, pembagian hadiah, dan pertunjukan Peresean Lombok yang membuat hati hadirin berdebar.
Momen pertama yang diantisipasi adalah sambutan Bapak Lalu zakaria, S.Kom Kepala Desa Saptanajaya, yang mengangkat makna angka 33 sebagai tanda kematangan desa. “Angka 33 bukanlah sekadar angka.Usia ini menandakan desa kita siap tumbuh lebih mandiri dan rukun,” ujarnya dengan semangat.
Dia juga menekankan bahwa meskipun perlombaan ada yang menang dan kalah, “semangat kebersamaan dan sportivitas yang ditunjukkan adalah pemenang yang sesungguhnya.” Ungkap Lalu zakaria.
Selain itu, Kades Lalu zakaria, mengucapkan terima kasih yang tulus kepada panitia yang mengorbankan waktu, para peserta yang berpartisipasi dengan jujur, serta donatur dan sponsor yang membuat acara lebih meriah. “Mari kita jadikan semangat perlombaan ini sebagai modal untuk membangun desa yang lebih baik, dan jaga kerukunan yang menjadi ciri khas kita,” pungkasnya.
Setelah sambutan Kades, acara ditutup resmi oleh Jasman salah satu staf kantor Camat Duripoku yang mewakili Camat. Dengan mengucap Alhamdulillahirabbil’alamin, dia menyatakan,”Rangkaian kegiatan lomba dalam rangka HUT ke-33 secara resmi saya nyatakan DITUTUP.” Dia juga memberikan semangat kepada semua peserta, “Selamat kepada para pemenang, dan bagi yang belum beruntung, mari coba lagi tahun depan dengan semangat yang lebih besar.
“Suasana langsung menjadi lebih meriah ketika panitia membagikan hadiah kepada pemenang berbagai pertandingan – antara lain bola mini, bola voli, dan bola kasti, termasuk kategori khusus bagi ibu-ibu yang menunjukkan kemampuan olahraganya.
Hadiah dibagikan langsung oleh tamu kehormatan seperti Robin Chandra Hidayat, SH Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Fraksi Nasdem, Bhabinkamtibmas Amin. P,. Babinsa Hardimansur, serta kepala desa dari desa tetangga yakni Desa Bulumario, Desa Kumbasari, Patika, dan Lilimori.
Titik puncak acara tercapai ketika pertunjukan Peresean Lombok dimulai. Petarung dari Baras 4, Baras 5, dan Baras 6 bersaing hebat melawan petarung lokal Desa Saptanajaya. Gerakan cepat, teknik bertarung yang khas, dan semangat kedua tim membuat hadirin terpesona dan seringkali melontarkan sorakan meriah. Pertunjukan ini bukan hanya hiburan, tapi juga upaya melestarikan budaya lokal yang kaya.
Hadirin yang hadir tidak hanya warga Desa Saptanajaya, tapi juga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pendidik, dan tamu undangan dari berbagai daerah. Acara berakhir dengan lancar pada pukul 16.40 wita, dengan hati warga yang penuh kebahagiaan dan ikatan kebersamaan yang semakin erat. (Jasman)








