Pasangkayu // Harian Indonesia Pos.com – Terkait dengan kondisi Jalan penghubung antar desa di wilayah kecamatan bulutaba yang semakin memprihatinkan, Camat Bulutaba bersama 5 (lima) kepala desa di kec.Bulutaba, mengadakan pertemuan. Tepatnya di kantor Desa lelejae, kec.bulutaba, kab. Pasangkayu, prov. Sulawesi Barat. Kamis (12/06/2025).
Pertemuan yang di maksud, guna membahas langkah – langkah penanganan perbaikan jalan poros penghubung antar beberapa desa di Kecamatan Bulutaba yang di hadiri oleh Camat Bulutaba H.Bustamin, SKM, M. Kes, Kades Lelejae Bahtiar, Kades Kastabuana I Wayan Budi W, Kades Sumber Sari I Nyoman Gede Mariana, Kades Lilimori Mukaddah, Ketua BPD Lilimori Drs.Ihsan Fatta, Ketua BPD Lelejae, Ketua BPD Ompi dan Bhabinkamtibmas Desa Lilimori AIPTU Johannes Nababan.
Hal ini, camat Bulutaba menekankan bahwa jalan penghubung antar desa yang semakin parah perlu penanganan agar masyarakat Bulutaba dapat melewati jalan dengan baik hingga terhindar dari kecelakaan di jalan,
“penanganan jalan ini dimaksudkan untuk memperlancar arus perekonomian masyarakat, angkutan TBS petani sawit ke pabrik, dan mengantisipasi angka kecelakaan di jalan tersebut, ” Ungkap Camat Bulutaba.
Dalam pertemuan tersebut, camat dan para Kepala desa membentuk panitia kerja untuk penanganan perbaikan jalan, hingga melahirkan kesempatan bersama bahwa AIPTU Johannes Nababan di tunjuk sebagai Ketua dan Komang Andika sebagai Sekretaris serta Irham sebagai Bendahara.
Selain itu, dalam pertemuan ini, juga menghasilkan kesempatan bersama bahwa Penanganan jalan akan menggunakan dana swadaya masyarakat dengan teknis pengumpulan dana adalah tanggung jawab dari masing – masing 5 (lima) kepala desa yang ada di wilayah kecamatan Bulutaba, yakni adalah desa Ompi, desa Kastabuana, desa Lelejae, desa sumbersari dan desa Lilimori dengan Prioritas pekerjaan jalan akan diberikan pada spot jalan yang sudah cukup parah.
” Semoga upaya ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, ” Ujar Mukaddah.
Menurut Ketua Panitia kerja, IPDA Johannes Nababan, bahwa pekerjaan jalan dapat di mulai dari titik nol, tepatnya di jembatan Tohiti Desa Lilimori sampai di gerbang perbatasan Desa Lelejae dan kastabuana dengan perkiraan material yang akan di gunakan sekitar 250 ret timbunan.
” Sebagai Ketua panitia, saya mengharapkan partisipasi aktif dari semua pihak dalam kegiatan ini sebagai wujud persatuan dan kebersamaan, ” Harap Nababan ( M.Jasman /Ihsan)










