Harian Indonesia Pos.com | Kalukku – Menanggapi berita viral mengenai dugaan pembegalan menggunakan panah jenis busur di Desa Belang-Belang, Bhabinkamtibmas, polsek kalukku, Aipda abd rakhman k, segera melakukan klarifikasi langsung ke rumah korban atas nama viktor janome. Dari hasil konfirmasi menunjukkan bahwa kejadian tersebut bukanlah pembegalan, melainkan penggunaan panah milik pribadi untuk menangkap ikan.
Berita mengenai pembegalan dengan menggunakan panah busur sempat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Belang-Belang. Informasi yang beredar luas di media sosial tersebut membuat warga merasa khawatir dan waspada.
Untuk meredam keresahan dan memastikan kebenaran informasi, Bhabinkamtibmas Desa Belang-Belang mengambil tindakan cepat dengan mendatangi langsung rumah warga yang disebut sebagai korban. Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan wawancara mendalam dan mengumpulkan fakta-fakta terkait kejadian yang sebenarnya.
“Kami dari Bhabinkamtibmas Desa Belang-Belang langsung bergerak cepat mendatangi warga yang disebut jadi korban, untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi. Kami wawancarai langsung, gali semua faktanya, biar jelas duduk perkaranya.” Tutur Aipda abd rakhman k kepada media harian Indonesia pos.com, via whatsapnya. Selasa, (14/9/2025)
Berdasarkan hasil klarifikasi, diketahui bahwa panah jenis busur yang diperbincangkan bukanlah alat yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. Melainkan, panah tersebut adalah milik warga yang digunakan untuk menangkap ikan di sungai atau perairan sekitar desa.
“Setelah kami telusuri, ternyata panah busur itu bukan buat begal atau kejahatan lainnya. Itu punya warga, biasa dipakai buat cari ikan di sungai atau sekitaran sini.” Pungkasnya.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat Desa Belang-Belang tidak lagi merasa khawatir dan resah. Bhabinkamtibmas juga mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai suatu berita yang belum jelas kebenarannya. (hip)














