PASANGKAYU – Bupati Kabupaten Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, menghadiri dan secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pasangkayu Tahun 2027 pada Selasa (31/03/2027). Kegiatan yang bertema “Optimalisasi Infrastruktur Dasar, Peningkatan Kualitas SDM dan Ekonomi yang Inovatif” dilaksanakan di Desa Polewali, Kecamatan Bambalamaotu, tepatnya di kawasan Pantai Koa-Koa.
Bertindak sebagai narasumber adalah Prof. Dr. rer.pol. Patta Tope, SE dari Universitas Tadulako, sementara Kepala BAPPERIDA Provinsi Sulbar menghadiri secara daring. Turut hadir juga Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulbar, Wakapolres Pasangkayu, Perwakilan Kajari Pasangkayu, Wakil Ketua DPRD Pasangkayu, para Asisten Pemkab Pasangkayu, Anggota DPRD, Kepala BPS Kab. Pasangkayu, Staf Khusus dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, perwakilan perbankan dan perusahaan, serta para Camat, Lurah, Kepala Desa, dan tokoh masyarakat.
Kepala BAPPERIDA Kab. Pasangkayu, Kartini, SH, M.P.W.P, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Pantai Koa-Koa bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata daerah secara langsung kepada peserta. Kegiatan juga menghadirkan pelaku UMKM dari desa sekitar dan menampilkan pertunjukan budaya perwakilan dari 2 di antara 14 etnis yang ada di Kabupaten Pasangkayu, yaitu tarian Suku Bunggu dan Tarian Suku Bali. Selain itu, juga diselenggarakan atraksi penyelamatan korban bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Pasangkayu.
Dalam sambutannya, Bupati Yaumil Ambo Djiwa menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus dilakukan di tengah dinamika situasi global. Ia menyoroti dampak ketegangan geopolitik internasional antara Iran dengan Amerika Serikat–Israel terhadap stabilitas ekonomi dunia, yang turut mempengaruhi kondisi daerah termasuk Pasangkayu.
Bupati juga menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan global serta kebutuhan masyarakat. Sinergi dan kolaborasi antar seluruh elemen pemerintah dan stakeholder menjadi kunci dalam mendukung percepatan pembangunan daerah yang merata dan tepat sasaran.
Laporan : M. Jasman
Sumber : Bappeda Litbang Pasangkayu








