Mamuju, Harian Indonesia Pos.com – Program Transmigrasi Lokal di Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan progres di beberapa titik, terutama dalam proses pembangunan rumah dan pematangan lahan. Salah satu rencana besar yang kini tengah digodok adalah program transmigrasi lokal bagi 3.000 kepala keluarga (KK) di wilayah Desa Ompi, Bukit Harapan, dan Sipakainga dengan total luas lahan mencapai 12.000 hektare.
Hal tersebut diungkapkan oleh Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat, Wahab Abdi, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 11 November 2025, di Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju.
Menurut Wahab Abdi, pemerintah provinsi melalui tim khusus terus menuntaskan program transmigrasi lokal yang telah berjalan, sekaligus menyiapkan pelaksanaan program serupa untuk tahun berikutnya. “Rencana untuk 3.000 KK di tiga desa tersebut menjadi prioritas kami. Kami juga mendorong agar semua pihak, termasuk Gapoktan Ompi Mandiri Harapan (OMH), ikut mengawal proses penurunan status lahan yang kini tengah dibahas dalam Revisi RTRW Provinsi Sulawesi Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat, Bayu, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan penurunan status lahan ke Dinas Kehutanan Provinsi, dan kini usulan tersebut telah masuk dalam revisi RTRW. “Begitu proses revisi selesai, kami akan segera mendorongnya ke kementerian terkait,” kata Bayu.
Program transmigrasi lokal ini dinilai sangat penting dalam mengentaskan kemiskinan dan memanfaatkan potensi sumber daya alam daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat.
“Program ini merupakan bagian dari upaya kami membantu Gubernur Sulawesi Barat merealisasikan Program Panca Daya yang telah dicanangkan pemerintah provinsi,” tegas Wahab.***














