PASANGKAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasangkayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan dan Penetapan Aset Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Ruang Pola Kantor Bupati Pasangkayu. Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan gerai koperasi sebagai penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Rapat dipimpin langsung Bupati Pasangkayu H. Yaumil Ambo Djiwa, SH dengan kehadiran Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, para kepala dinas dan badan lingkup Pemkab Pasangkayu, seluruh kepala desa se-kabupaten, serta PMO dan BA sebagai pendamping koperasi. Kehadiran lintas perangkat daerah dan pemerintahan desa menegaskan komitmen bersama dalam menyukseskan program nasional tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa rapat ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting yang menentukan arah pembangunan ekonomi desa. Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan kebijakan strategis nasional sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Surat Edaran Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025, dengan target 80 ribu koperasi desa yang hidup, sehat, dan berkembang di Indonesia.
Menurut capaian sementara, Pasangkayu saat ini hanya memiliki 13 Koperasi Desa Merah Putih yang dalam tahap pembangunan. Sebanyak 42 desa telah memiliki aset lahan, namun baru 27 desa yang mengajukan permohonan pembangunan melalui sistem simkopdes – kondisi yang dinilai perlu percepatan.
“Koperasi harus didukung kantor tetap berupa gerai yang layak dan representatif sebagai pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari toko sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, hingga layanan logistik,” ujar Bupati. Ia menambahkan bahwa penetapan lahan aset desa untuk pembangunan gerai menjadi fokus utama rapat hari ini, karena tanpa kepastian lahan dan bangunan, koperasi berpotensi hanya menjadi formalitas administrasi.
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat melalui Musyawarah Desa Khusus agar keputusan mendapatkan legitimasi penuh. Program ini disebut mendapat dukungan langsung Presiden Prabowo Subianto dan dirancang sebagai warisan pembangunan ekonomi bagi generasi mendatang, selaras dengan visi pembangunan Pasangkayu dan Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, Bupati menyatakan optimis bahwa dengan semangat gotong-royong, setiap desa di Pasangkayu mampu memiliki gerai Koperasi Desa Merah Putih yang aktif, produktif, dan menjadi kebanggaan masyarakat. (Jas)














