PASANGKAYU – Wakil Bupati Pasangkayu, Dr. Hj. Herny Agus, S.Sos., M.Si, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi bencana yang terdampak angin kencang dan kebakaran di wilayah Kabupaten Pasangkayu. Bencana tersebut melanda tiga kecamatan, yakni Kecamatan Dapurang, Kecamatan Baras, dan Kecamatan Pedongga, pada Selasa, 21 Januari 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Herny Agus didampingi oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokopim) Setda Pasangkayu.
Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi terkini masyarakat terdampak, sekaligus memastikan penanganan darurat dan distribusi bantuan berjalan cepat, tepat, dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.
Di sejumlah titik lokasi bencana, Wabup Herny Agus berdialog langsung dengan warga terdampak, meninjau rumah-rumah yang mengalami kerusakan, serta menerima laporan dari petugas terkait kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan pemulihan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang maksimal. Koordinasi lintas OPD harus berjalan baik agar bantuan dan layanan darurat benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Wabup Herny Agus di sela-sela peninjauan.
Sementara itu, BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran terus melakukan pendataan dampak kerusakan, penanganan pascabencana, serta upaya mitigasi lanjutan guna mencegah terjadinya bencana susulan.
Dinas Sosial juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak, khususnya bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat angin kencang maupun kebakaran.
Wabup Herny Agus juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat intensitas angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Pasangkayu.
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan hingga kondisi masyarakat terdampak benar-benar pulih dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. (*)














