KUPANG– Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma melakukan kunjungan kerja ke RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang pada hari Rabu sore (1/4/2026), dengan tujuan untuk mengevaluasi kondisi langsung dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menjadi milik Pemerintah Provinsi NTT.
Baca Juga :
Gubernur NTT Tekankan Pentingnya SDM Unggul pada Sosialisasi PMB Undana 2026
Jual Anak Sendiri, Istri dilapor Suami Ke Pihak Berwajib
Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni didampingi Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang dr. Stef Soka Dhe Soka beserta jajaran manajemen rumah sakit, melakukan peninjauan terhadap beberapa titik penting, termasuk loket pendaftaran pasien rawat jalan dan rawat inap, ruang bank darah, serta sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Dalam sambutannya, Johni Asadoma menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kelanjutan dari pemantauan yang dilakukan beberapa bulan lalu, sekaligus untuk menindaklanjuti rencana pengembangan fasilitas di rumah sakit yang telah berdiri lebih dari 60 tahun.
“Kita berencana membangun rumah sakit yang lebih modern, mengingat kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan terus bertambah dan peralatan medis yang digunakan juga semakin canggih, yang tentunya memerlukan ruang dan tempat yang sesuai,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi medis harus diimbangi dengan infrastruktur yang memadai agar pelayanan dapat berjalan maksimal. “Tidak boleh sampai peralatan sudah modern namun ruangannya tidak layak. Maka dari itu, pembangunan ke depan harus dirancang secara menyeluruh,” jelasnya.
Wagub juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi akan mengusahakan pembangunan rumah sakit baru melalui kerja sama dengan pihak ketiga, guna menjadikan RSUD Prof. Dr. W.Z. Yohanes Kupang sebagai rumah sakit rujukan yang representatif bagi seluruh masyarakat NTT.
“Kita berharap rumah sakit ini benar-benar menjadi sumber kebanggaan masyarakat NTT, sehingga mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat datang dengan rasa nyaman,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh tenaga kesehatan tetap mengutamakan kualitas pelayanan kepada pasien.
“Pastikan setiap orang yang berobat mendapatkan pelayanan terbaik agar proses penyembuhan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Tinjau Rumah Dinas, Wagub: Aset Daerah Harus Dikelola Secara Produktif
Setelah mengunjungi rumah sakit, Wagub Johni Asadoma didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Zet Sony Libing, melanjutkan kunjungan dengan meninjau rumah dinas milik dinas tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi dan pemanfaatan aset daerah dapat berjalan lebih optimal dan bermanfaat.
Dari total enam unit rumah dinas yang dimiliki, dua di antaranya ditinjau secara langsung, yaitu:
1. Rumah dinas di Jl Cakmalada No.1 Fontein dengan luas bangunan 120 m² dan luas tanah 1.300 m², yang saat ini dalam kondisi rusak berat.
2. Rumah dinas di Jl Irian Jaya Kelurahan Oeba dengan luas bangunan 70 m² dan luas tanah 445 m², yang kondisinya baik dan ditempati oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif.
Keempat unit rumah dinas lainnya berada di Kelurahan Kuanino, Kelurahan Naikoten I, Kelurahan Naikolan, dan Kelurahan Merdeka.
Wagub menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan pengelolaan aset daerah agar lebih produktif. “Ke depan, jika pertumbuhan ekonomi membaik dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, kita dapat melakukan rehabilitasi bahkan membangun yang baru. Tujuannya agar aset ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa beberapa rumah dinas yang kondisinya baik telah dimanfaatkan melalui mekanisme sewa, sementara yang rusak berat akan menjadi prioritas penanganan di masa mendatang.
Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat tata kelola aset daerah yang transparan, efisien, dan berdampak pada peningkatan PAD serta pelayanan publik.
Laporan : Rocky marsiano Taseseb
Sumber : Humas Propinsi NTT
EDITOR. : MSR








