KUPANG – Paskah menjadi puncak karya keselamatan Allah bagi umat-Nya. Misteri sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan jawaban serta tindakan nyata kasih Allah kepada manusia yang beriman.
Baca Juga :
Gubernur NTT Tekankan Pentingnya SDM Unggul pada Sosialisasi PMB Undana 2026
Hal tersebut disampaikan oleh Bapak Gembala Ruddy Harto saat memimpin ibadah dan menjelaskan makna mendalam Paskah kepada jemaat di GEREJA DOCC CHURCH KUPANG, Minggu (4/4/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat Mulai pukul 10.00 WIT berlokasi di Jl. Jenderal Sudirman No.25, Kuanino, Kec. Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Menurut refleksi iman, kebangkitan Kristus mengubah seluruh status dan cara pandang kita terhadap hidup. Ada empat poin utama pengharapan yang kita miliki karena Yesus telah bangkit:
1. Maut Tidak Lagi Berkuasa
Kematian bukan lagi akhir segalanya. Kita memiliki keyakinan pasti akan memiliki tubuh yang baru, sama seperti tubuh kemuliaan yang dimiliki oleh Tuhan Yesus sekarang.
2. Memiliki Identitas Baru
Karena iman, kita kini diberi status dan identitas yang baru, yaitu menjadi orang benar di hadapan Tuhan. Ini adalah anugerah terindah yang memampukan kita berdiri teguh.
3. Identitas Tetap Utuh Walau Gagal
Sekalipun dalam kehidupan sehari-hari kita sering berbuat salah atau gagal, satu hal yang tidak pernah berubah adalah status kita di hadapan Tuhan. Identitas sebagai orang benar itu tetap utuh, dan itulah yang membuat hidup kita tetap memiliki kuasa dan nilai yang besar.
4. Hidup Berkuasa, Bukan Dikuasai
Sesuai firman dalam Roma 5:17, Tuhan menginginkan hidup kita berkuasa dan bukan dikuasai oleh masalah atau dosa. Ketika kita menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, kita dipersiapkan untuk memerintah dalam kehidupan ini.
Pesan Pribadi Bapak Gembala Ruddy Harto
“Bagi saya pribadi, kebangkitan Kristus adalah bukti nyata bahwa karya-Nya dalam menghapus dosa sudah sempurna. Ia menjadikan saya manusia baru, berdiri sebagai orang benar di hadapan Tuhan,” demikian pesan mendalam yang disampaikan.
Hidupkan Semangat Kebangkitan
Lebih jauh, bapak Gembala Ruddy mengajak seluruh jemaat untuk mewujudkan semangat kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari.
“Makna kebangkitan itu luas. Tidak hanya soal hidup setelah mati, tapi juga bangkit dari kemalasan, bangkit dari kelesuan, dan bangkit dari situasi yang terpuruk,” jelasnya.
Sebagai murid Kristus, kita diajak untuk saling membangkitkan semangat, terutama bagi mereka yang sedang menderita, melalui perbuatan baik dan kasih yang nyata.
Laporan : Rocky marsiano Taseseb
EDITOR : MSR








