ALOR – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, secara resmi melepas kegiatan Pawai Paskah yang diselenggarakan oleh DPC GAMKI Kabupaten Alor Tahun 2026, Senin (13/4/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini ditandai dengan penyalaan obor Paskah sebagai simbol terang dan harapan baru. Kegiatan diikuti oleh 27 peserta yang menampilkan berbagai fragmen pesan rohani dan teologis kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wagub Johni menegaskan bahwa GAMKI Alor merupakan salah satu cabang paling aktif di Indonesia. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen Paskah sebagai titik balik kehidupan.
“Paskah adalah momentum hidup baru. Mari kita tinggalkan kebiasaan lama yang buruk dan melangkah ke depan dengan hal-hal yang baik, positif, dan membangun,” tegasnya.
Wagub juga menyoroti beberapa poin penting:
– Keamanan & Kerukunan: Jaga keharmonisan, hindari konflik, dan bangun citra Alor yang damai, jujur, ramah, dan cerdas.
– Pendidikan: Anak-anak harus rajin belajar dan membaca, orang tua wajib membimbing sejak dini.
– Ekonomi & Pariwisata: Bersama-sama tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan potensi wisata.
– Etos Kerja: Hindari minuman keras, bangun karakter disiplin, jujur, dan pekerja keras.
Setelah pelepasan, Wagub turut serta dalam Ibadah Prosesi Jalan Salib yang menempuh rute dari Watamelang menuju Lapangan Mini Kalabahi sepanjang kurang lebih 4 kilometer.
Sepanjang perjalanan, rombongan berbaur akrab dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, menunjukkan semangat toleransi dan kebersamaan yang kuat.
Ketua DPC GAMKI Alor, Dematrius Mautuka, mengapresiasi kehadiran Wagub yang hadir untuk kedua kalinya. Sementara Koordinator Daerah, Rudi Cema Killa, menegaskan bahwa Pawai Paskah menjadi simbol harapan dan ajakan bagi pemuda untuk menjadi agen perubahan positif.
Laporan : Rocky marsiano Taseseb
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Prop.NTT
Editor : MSR








