KUPANG – Keluarga besar Forum Komunikasi Guru SD/MI se-Kota Kupang menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi yang penuh keakraban. Bertempat di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 23 April 2026 mulai pukul 08.00 WITA.
Mengusung tema “Menyentuh Hati Sesama: Kembali ke Fitrah dengan Cinta-Nya”, acara ini menjadi momen emas bagi seluruh tenaga pendidikan untuk saling memaafkan dan mempererat tali persaudaraan usai melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
Pesan Kadis Pendidikan: Kompetisi Boleh, Kolaborasi Lebih Penting
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Bpk. Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si., dalam sambutannya mengaku terharu melihat antusiasme dan kebersamaan yang terbangun.
Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk menyelesaikan persoalan atau ketersinggungan yang mungkin pernah terjadi antar guru maupun sekolah.
“Dengan halal bihalal ini, kita bisa saling memaafkan, memulai hidup baru, dan memupuk kebersamaan yang luar biasa,” ujarnya.
Ernest Ludji pun menyampaikan pesan menyentuh untuk seluruh guru:
“Buat teman-teman guru se-Kota Kupang, mari kita jaga semangat kebersamaan ini. Kompetisi boleh, tapi kolaborasi jauh lebih penting untuk anak didik kita. Setelah maaf-maafan, mari kita mulai tahun ajaran baru dengan hati bersih dan semangat baru. Capek boleh, menyerah jangan!”
Kesan dan Pesan: Hubungan yang Beku Menjadi Cair
Suasana haru dan hangat sangat terasa sepanjang acara. Berbagai kesan positif disampaikan oleh para kepala sekolah dan guru:
Maya Christine Ndoen, S.Pd., Gr. (Kepala Sekolah UPTD SDI Naikoten 1)
“Inti dari kegiatan ini adalah saling memaafkan dan mempererat persaudaraan. Secara esensial, ini bermakna menyelesaikan masalah, mencairkan hubungan yang beku, dan menghalalkan dosa sesama manusia agar kembali harmonis.”
Ibu Nora Nawahoke, S.Pd., Gr. (Guru UPTD SDN Oetete 1)
“Meriah dan haru rasanya. Setahun cuma ketemu pas acara gini. Bisa salaman langsung sama teman guru dari sekolah lain, kepsek, sampai Kadis. Rasanya kayak kumpul keluarga besar. Persamaan itu indah karena di situ ada momen saling menghargai.”
Banyak guru yang mengaku acara ini menjadi pengisi energi kembali.
“Setahun ngajar itu ada capeknya, ada salahnya. Di acara ini semua lebur. Rasanya kayak ‘cas energi’ lagi,” ungkap salah satu guru.
Acara ini turut dihadiri oleh:
– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang beserta jajaran.
– Ustad Dektor Muhammad Kadri, S.Pd., M.Pd.
– Sekretaris Dinas Pendidikan.
– Korwas dan Pengawas SD.
– Ketua K3S serta seluruh Kepala Sekolah dan Guru SD/MI se-Kota Kupang.
Laporan : Rocky Marciano Taseseb
Editor : MSR







