MAJENE (SULBAR) – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar), melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), terus berupaya menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak usia dini. Hal ini terlihat dari kegiatan “Polisi Sahabat Anak” yang digelar di Kantor Ditlantas Polda Sulbar, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan kedatangan rombongan siswa-siswi TK Buah Hati. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, beserta jajaran staf.
Dalam sambutannya, Dirlantas menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan dunia kepolisian sekaligus memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan berlalu lintas. Metode yang digunakan pun disesuaikan dengan dunia anak-anak, yakni melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
Para siswa tidak hanya diperkenalkan dengan teori, tetapi juga diajak berinteraksi langsung dengan berbagai jenis rambu-rambu lalu lintas. Antusiasme anak-anak semakin terlihat saat sesi pembagian snack, yang membuat suasana semakin ceria.
Puncak kegembiraan terjadi saat anak-anak diajak berkeliling area kantor untuk melihat fasilitas pelayanan, termasuk momen yang paling dinanti: melihat dari dekat motor besar (moge) milik Ditlantas. Tatapan takjub dan gembira terpancar dari wajah para siswa saat berada di dekat kendaraan dinas tersebut.
Tidak hanya soal lalu lintas, kegiatan ini juga menyisipkan edukasi mengenai cinta lingkungan. Rombongan diajak berkunjung ke area Pekarangan Pangan Lestari (P2L) milik Ditlantas. Di sana, anak-anak diajak berpartisipasi langsung dalam kegiatan panen melon.
Kombes Pol Nurhadi Ismanto memanfaatkan momen ini untuk menanamkan nilai agar anak-anak kelak mau menanam sayuran serta buah-buahan di pekarangan rumah masing-masing. Kegiatan ditutup dengan santap bersama menikmati buah segar hasil panen, memberikan pengalaman belajar yang unik dan berkesan bagi para siswa.
Di akhir kegiatan, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak usia muda.
“Anak-anak adalah generasi penerus, maka dari itu pemahaman tentang disiplin dan keselamatan harus ditanamkan sejak dini. Kami ingin mereka tidak hanya mengenal rambu lalu lintas, tetapi juga tumbuh menjadi anak yang taat aturan,” tutur Dirlantas.
Ia juga mengajak para guru dan orang tua untuk terus berperan aktif mengingatkan anak-anak tentang pentingnya kedisiplinan, khususnya keselamatan saat berada di jalan raya.
Sementara itu, pihak pengurus dan guru dari TK Buah Hati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan dan materi yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dirlantas dan jajaran yang telah meluangkan waktu. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan baru bagi anak-anak kami,” ungkap perwakilan guru.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda Sulawesi Barat dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, taat hukum, dan cinta lingkungan.
(Humas Polda Sulbar)








