Berita  

Pasca Gempa Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Perintahkan Bupati/Wali Kota Siapkan Dapur Umum dan Tenda Darurat

PALU – Kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) siang hari sekitar pukul 11.30 WITA, Melalui akun resminya di media sosial Facebook, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, mengeluarkan seruan penting bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Getaran gempa terasa signifikan di beberapa wilayah, khususnya Kabupaten Sigi, Donggala, Poso, dan Parigi Moutong.

Melalui keterangan resminya, Gubernur Anwar Hafid pertama-tama mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Ia juga meminta warga untuk bijak dalam bermedia sosial dengan tidak mudah mempercayai atau menyebarkan berita hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di wilayah Sigi, Donggala, Poso, dan Parigi Moutong agar tetap tenang. Cek informasi hanya dari sumber resmi seperti BMKG dan BPBD. Jangan termakan hoaks,” ujar Gubernur Anwar.

Selain menenangkan masyarakat, Gubernur secara khusus menyampaikan instruksi tegas kepada para Bupati dan Wali Kota di wilayah terdampak. Ia meminta kepala daerah untuk segera merespons situasi dengan cepat jika terdapat warga yang terdampak atau rumahnya mengalami kerusakan.

Gubernur menekankan pentingnya penyediaan fasilitas dasar bagi masyarakat yang terpaksa mengungsi atau merasa tidak aman berada di dalam rumah.

“Kepada Bapak Bupati dan Wali Kota, saya minta agar segera melakukan respons cepat. Jika ada warga yang terdampak atau takut kembali ke rumah, segera siapkan tenda-tenda pengungsian dan dirikan dapur umum. Pastikan kebutuhan logistik dan kenyamanan mereka terpenuhi agar masyarakat merasa tenang dan terlindungi,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

Langkah ini dinilai krusial untuk memberikan rasa aman (sense of security) bagi korban pasca-gempa, mengingat potensi gempa susulan yang masih perlu diwaspadai.

Dalam keterangannya, Gubernur Anwar Hafid juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya sedang berada di Jakarta untuk menjalankan tugas dinas pemerintahan. Namun, ia memastikan akan memantau perkembangan situasi dari jauh dan akan segera kembali ke Sulawesi Tengah.

“Saat ini saya masih berada di Jakarta dalam rangka urusan pemerintahan. Namun, saya akan berusaha secepatnya kembali ke Sulawesi Tengah untuk memantau langsung kondisi lapangan dan memastikan koordinasi penanganan bencana berjalan optimal,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing kabupaten/kota telah siaga penuh menerima laporan dari masyarakat. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada namun tidak panik. (Jas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *