PASANGKAYU – Bupati Pasangkayu H. Yaumil Ambo Djiwa menghadiri acara puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke-54 dan Hari Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Pasangkayu, Kamis (20/8/2026) di Alun-alun Kota Pasangkayu.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Pasangkayu, para Asisten, Kepala OPD, Ketua TP PKK Kabupaten Pasangkayu beserta jajaran pengurus dan seluruh kader PKK, Ketua DWP Kabupaten Pasangkayu, para Camat, Kepala Desa, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Yaumil menegaskan momentum ini bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk kembali memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, pemberdayaan keluarga, serta budaya gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun Kabupaten Pasangkayu,” ujarnya.
Menurut Bupati, Gerakan PKK telah membuktikan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan. Keluarga yang sehat, berpendidikan, mandiri, harmonis dan sejahtera akan melahirkan generasi yang berkualitas.
Oleh karena itu, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga kelurahan yang telah bekerja nyata di tengah masyarakat.
“Peran kader PKK sangat strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keluarga, kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, ketahanan pangan, perlindungan anak dan perempuan, serta pembinaan lingkungan,” jelas Yaumil.
Bupati berharap PKK terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, tidak hanya dalam menjalankan program, tetapi juga dalam memberikan gagasan, inovasi dan solusi terhadap persoalan masyarakat.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader PKK: “Teruslah bergerak, teruslah melayani dan teruslah menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat”
Terkait BBGRM ke-23, Bupati Yaumil mengingatkan bahwa pembangunan tidak mungkin hanya dilakukan pemerintah. Dibutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
“Gotong royong adalah kekuatan sosial yang telah menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan, persoalan yang besar dapat diselesaikan bersama,” katanya.
Di tengah perkembangan teknologi yang cepat, ia mengajak para Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk terus menghidupkan semangat gotong royong. BBGRM harus dijadikan gerakan nyata dan berkelanjutan, bukan hanya saat peringatan.
“Jadikan puncak HKG PKK dan BBGRM ini momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, PKK, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat. Saya percaya apabila seluruh kekuatan ini kita satukan, maka tantangan pembangunan akan dapat kita hadapi lebih baik,” tegasnya.
Bupati Yaumil menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak menjadikan semangat PKK dan gotong royong sebagai energi sosial untuk mewujudkan Kabupaten Pasangkayu yang semakin maju, sejahtera, mandiri dan berdaya saing.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, pengurus, kader PKK, para Camat, Kepala Desa/Lurah serta seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 dan BBGRM ke-23. ***






