PASANGKAYU | harian indonesia pos.com – DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Keuangan Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, Rabu 24/6/2026. Rapat dipimpin Ketua DPRD Irfandi Yaumil didampingi Wakil Ketua M Dasri, dan dihadiri Sekda Muhammad Zain Machmoed, Forkopimda, serta pejabat eselon II dan III.
Ketua DPRD Irfandi Yaumil menyatakan korum tercapai dan rapat dinyatakan terbuka untuk umum. Ia berharap pandangan fraksi dapat memberikan saran konstruktif untuk pelaksanaan belanja keuangan daerah 2025.
Fraksi Golkar melalui Saifuddin A Baso mengapresiasi Pemda Pasangkayu yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk ke-11 kalinya berturut-turut. Namun WTP disebut harus jadi motivasi, bukan tujuan akhir. Golkar meminta Pemda optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membelanjakan APBD untuk sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, dan sosial.
Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Andreas menerima Ranperda LKPj untuk dibahas ke tahap selanjutnya. PDIP menilai LKPj penting untuk mengevaluasi realisasi anggaran setahun dan memastikan sesuai kaidah peruntukan.
Suwandi dari Fraksi Gerindra menekankan LKPj bukan hanya administrasi, tapi akuntabilitas. Gerindra berharap ada optimalisasi PAD agar ketergantungan ke pemerintah pusat berkurang, serta pengelolaan aset daerah lebih efektif untuk pembangunan.
Fraksi Nasdem lewat Robin Chandra Hidayat mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Pasangkayu yang tertinggi di Sulbar tahun 2025. Namun Robin mempertanyakan apakah pertumbuhan itu sudah dirasakan masyarakat, khususnya dari sisi infrastruktur. Ia menyoroti masih seringnya antrian mobil pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang harus dicarikan solusi.
Fraksi Gabungan Amanat Kebangkitan Demokrasi oleh Adi Nurcahyo meminta Pemda transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan. Fraksi ini juga meminta evaluasi program yang tidak berdampak langsung ke masyarakat, serta peningkatan pengawasan pembangunan dan aset daerah.
Menanggapi pandangan fraksi, Sekda Muhammad Zain Machmoed mewakili Bupati mengucapkan terima kasih. Ia memastikan semua masukan dan kritikan fraksi akan ditindaklanjuti secara tertulis oleh Pemda Pasangkayu.
Ranperda LKPj APBD 2025 kini diterima DPRD untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. (Jas)






