Berita  

Gubernur NTT: Mahasiswa Amfoang Buktikan Suara Lembut Bisa Sampai ke Istana

KUPANG – Cara santun menyampaikan aspirasi terbukti bisa menembus hingga ke tingkat istana. Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena memuji mahasiswa asal Amfoang yang berhasil membawa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung langsung ke wilayah mereka pada Jumat, 22 Mei 202

“Karena adik-adik mahasiswa itulah Pak Wapres bisa ke Amfoang,” tegas Gubernur Melki saat Apel Bersama ASN di Halaman Gedung Sasando, Senin 25 Mei 2026.Melki menceritakan, ia melihat langsung bagaimana mahasiswa Amfoang menyampaikan aspirasi dengan tenang dan terukur kepada Wapres Gibran di Bundaran Adipura Kupang pada Kamis, 21 Mei 2026.

Semula agenda Wapres hanya dijadwalkan ke Rote Ndao. Namun setelah mendengar penyampaian mahasiswa, Gibran langsung menambah jadwal kunjungan ke Amfoang.

“Tempat yang bahkan menteri sekalipun saya belum pernah dengar ke sana, tapi Wapres sampai ke Amfoang hanya karena unjuk rasa yang disampaikan secara santun,” ujar Melki.Bagi Gubernur, kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Ini menjadi kesempatan bagi pemerintah pusat melihat langsung kondisi riil Amfoang.

Ia berharap pasca kunjungan, pembangunan di Amfoang bisa dipercepat. Fokusnya meliputi infrastruktur, akses pendidikan, layanan kesehatan, distribusi BBM, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Semua aspirasi sudah dicatat dengan baik. Tugas kami sekarang memastikan kunjungan ini punya dampak nyata,” kata Melki.

Pemerintah Provinsi NTT akan segera menindaklanjuti hasil kunjungan dengan berkoordinasi ke kementerian terkait. Menurut Melki, kehadiran Wapres membuat jalur komunikasi dengan pemerintah pusat menjadi lebih mudah.

Melki juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa yang memilih jalur santun dan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi.

“Ternyata bukan soal cara berekspresi yang keras. Adik-adik Amfoang buktikan, pesan yang lembut dan tenang justru berdampak besar,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh ASN dan generasi muda NTT untuk menjaga budaya menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik.

Di akhir arahannya, Gubernur mengingatkan soal disiplin ASN. Mulai Juni 2026, ASN yang terlambat tanpa keterangan akan dikenai sanksi tegas demi memastikan pelayanan publik berjalan maksimal (Rocky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *