KUPANG – Aula Eltari Kupang tampak penuh semangat pada Minggu, 5 Juli 2026. Sebanyak seribu peserta yang terdiri dari anggota aktif dan calon mitra baru menghadiri Seminar Bisnis sekaligus Penghargaan Mitra Berlevel Smart Income Payment (SIP). Acara ini menjadi momen perkenalan layanan pembayaran digital terbaru sekaligus pemberian penghargaan bagi mitra yang telah berprestasi.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.10 WITA dibuka dengan sesi pendaftaran peserta yang juga menerima cenderamata dan makanan ringan. Menjelang pukul 14.00 WITA, suasana semakin meriah dengan kedatangan CEO yang disambut prosesi pemukulan gong dan pertunjukan tarian khas daerah Rote.
Acara resmi dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan doa bersama, penyanyian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta Mars SIP. Sambutan pertama disampaikan Ketua SIP NTT Daniel Mesakh Feoh, kemudian dilanjutkan Direktur Kantor Wilayah BSD Tangerang Andi Prakoso.
“Kami menargetkan kehadiran sebanyak 1.200 hingga 1.300 orang di sini. Dalam kurun waktu delapan bulan terakhir, kami telah membina hampir 70.000 mitra di seluruh Indonesia. Ini adalah peresmian pertama sekaligus kegiatan terbesar kami di Nusa Tenggara Timur. Tahun depan, kami berencana membuka akses ke kota-kota lain agar manfaat aplikasi ini bisa dirasakan lebih luas lagi,” ujarnya.
Bagi warga Kupang dan sekitarnya yang tidak berkesempatan hadir atau ingin mengetahui rincian lebih lanjut, dapat menghubungi kontak resmi di nomor 0858-8166-8681.
Selaras dengan kebijakan pemerintah, program ini disusun untuk mendorong inklusi digital serta mempercepat digitalisasi ekonomi masyarakat umum. Aplikasi SIP yang sedang dalam tahap penyelesaian nantinya akan tersedia untuk diunduh melalui Play Store.
Sistem SIP menawarkan keunggulan tersendiri dibandingkan peluang usaha lain:
*Pendaftaran kemitraan sepenuhnya tanpa biaya
*Komisi diberikan atas setiap transaksi yang terjadi melalui tautan referensi yang dibagikan
*Sebagian besar keuntungan dibagikan kepada seluruh mitra dalam bentuk royalti harian, mingguan maupun bulanan, berbeda dengan sistem yang hanya menampung keuntungan di pihak penyelenggara
Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dapat langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, serta menjamin pertumbuhan dan kesejahteraan bersama yang didukung sistem bimbingan serta kemitraan yang saling menguntungkan.
Puncak acara diisi pemaparan visi, misi, dan rencana pemasaran oleh CEO SIP Bardi GM. Ia memperkenalkan SIP sebagai layanan pembayaran digital berbasis sistem PPOB yang dirancang membantu masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan lewat teknologi.
Layanan ini berfungsi sebagai sarana pembayaran serbaguna untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari pembelian token listrik, pulsa, paket data, tiket perjalanan, hingga pembayaran di berbagai tempat usaha. Bardi menegaskan SIP telah berbadan hukum PT dan memiliki Nomor Induk Berusaha yang sah, serta mengusung sistem komunitas berbasis pembagian hasil.
Saat ini SIP telah memiliki sekitar 70.000 mitra, dengan target mencapai 10 juta pengguna dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Jika target tercapai, valuasi perusahaan akan meningkat dan royalti akan dibagikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aplikasi ini dapat diunduh dan digunakan secara cuma-cuma untuk keperluan transaksi harian. Tersedia pula opsi pembelian lisensi seumur hidup senilai Rp210.000 yang memberikan hak mengikuti skema pembagian keuntungan perusahaan.
Dijelaskan pula bahwa 70 persen keuntungan dari setiap transaksi PPOB disalurkan kepada pemegang lisensi dalam bentuk saldo aplikasi. Selain itu, program ajak teman juga memberikan komisi bagi siapa saja yang berhasil mengundang pengguna baru yang kemudian aktif bertransaksi.
Bardi membandingkan sistem ini dengan layanan keuangan konvensional: “Jika bank mengambil keuntungan dari biaya layanan nasabah, SIP hadir dengan semangat dimiliki bersama, berkembang bersama, dan sejahtera bersama melalui pembagian hasil kepada mitra.”
Selain pemaparan materi, acara juga menampilkan tayangan SIP Akademi serta peluncuran resmi layanan PPOB SIP sebagai bagian dari pengembangan ekosistem digital.
Suasana semakin gembira saat pemberian penghargaan bagi mitra berprestasi dari tingkat 1 hingga 6. Para penerima mendapatkan hadiah, berfoto bersama jajaran pimpinan, dan berbagi kisah sukses mereka sebagai motivasi bagi peserta lain.
Seluruh peserta juga membawa pulang cenderamata berupa wadah plastik dan ember. Panitia pun mengadakan undian berhadiah berupa pulsa senilai Rp50.000 untuk 25 orang yang diserahkan dalam bentuk tunai. Hadiah utama berupa satu unit ponsel pintar baru juga diserahkan dalam bentuk uang tunai sesuai ketentuan acara.
Menutup penyampaiannya, Bardi menegaskan tujuan utama SIP adalah membantu masyarakat, terutama di daerah terpencil, mendapatkan manfaat ekonomi lewat teknologi digital. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan kemandirian keuangan di era modern.
Seminar ini bukan sekadar perkenalan aplikasi pembayaran, melainkan sarana berbagi informasi mengenai kemitraan, kemajuan teknologi, serta peluang ekonomi yang dibuka bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. (Rocky)






