Berita  

Jawab Keluhan Warga, Gubernur Anwar Hafid Bangun Jembatan Masungkang Pakai Dana Pribadi

BANGGAI – Kepedulian nyata ditunjukkan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dengan membangun jembatan gantung di Desa Masungkang, Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, menggunakan dana pribadi.

Keputusan itu diambil setelah mendengar keluhan warga yang selama bertahun-tahun harus mempertaruhkan nyawa saat menyeberangi sungai. Kondisi tersebut dinilai berbahaya, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintas tanpa jembatan memadai.

“Yang paling penting saat ini adalah bagaimana ada yang peduli terhadap rakyatnya dan segera menghadirkan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

Sebagai bukti keseriusan, tim teknis sudah turun ke lokasi pada Jumat (25/7/2026) untuk melakukan pengukuran. Hasil pengukuran akan menjadi dasar penyusunan spesifikasi dan perencanaan konstruksi.

Tri Harsono Sibay, yang ditunjuk mengawal pembangunan, mengatakan proses pengukuran dan perhitungan teknis diperkirakan berlangsung satu pekan. Setelah itu, pekerjaan konstruksi akan segera dimulai.

“Pengukuran dilakukan terlebih dahulu untuk memastikan spesifikasi teknis jembatan. Jika semua berjalan sesuai rencana, paling cepat dalam waktu satu minggu pekerjaan sudah bisa dieksekusi,” ujar Tri.

Menurut Tri, penggunaan dana pribadi dipilih karena kondisi APBD Provinsi Sulawesi Tengah saat ini masih terdampak kebijakan efisiensi. Jika menunggu mekanisme penganggaran pemerintah, pembangunan diperkirakan memakan waktu lebih lama.

Selain membangun, Tri juga mengajak masyarakat ikut bergotong royong. “Insyaallah tidak ada hambatan dalam pembangunan jembatan ini. Bagi masyarakat yang ingin membantu sebagai relawan, mari bersama-sama bergotong royong membangun jembatan untuk saudara-saudara kita di Desa Mansungkang. Semoga jembatan ini dapat segera dimanfaatkan dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga,” katanya.

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan akses warga Desa Masungkang. Lebih dari sekadar infrastruktur, jembatan tersebut menjadi simbol kepedulian dan keberpihakan pemerintah terhadap keselamatan masyarakat.

Melalui langkah cepat ini, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kehadiran pemerintah diukur bukan hanya dari kebijakan, tetapi juga dari keberanian mengambil tindakan nyata ketika kepentingan rakyat menjadi taruhannya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *