Berita  

Kupang: RSU Undana Resmi Layani Peserta BPJS, Perluas Akses Kesehatan Warga NTT

KUPANG – Pelayanan kesehatan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur semakin terbuka luas. Hal ini ditandai dengan peresmian kerja sama antara Rumah Sakit Umum Universitas Nusa Cendana (RSU Undana) dengan BPJS Kesehatan yang digelar secara meriah di halaman depan rumah sakit, Rabu kemarin.Momen pembukaan layanan secara resmi disimbolkan lewat pemukulan gong oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma. Kehadiran tokoh daerah ini sekaligus menegaskan dukungan pemerintah provinsi terhadap kemajuan fasilitas kesehatan di lingkungan perguruan tinggi.Langkah strategis ini diharapkan mampu menguatkan jangkauan sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di berbagai pelosok Nusa Tenggara Timur.Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras mulai dari tahap pembangunan hingga rumah sakit ini siap melayani peserta BPJS Kesehatan. Menurutnya, pencapaian tersebut bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah kesungguhan bersama yang patut diapresiasi demi kesejahteraan warga NTT.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan yang tersedia. Wakil Gubernur menjamin tenaga kesehatan yang bertugas lengkap serta fasilitas penunjang telah disiapkan dengan standar yang memadai.

Di kesempatan yang sama, Johni Asadoma juga memuji kemajuan yang diraih Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Saat ini lembaga pendidikan tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan standar nasional pendidikan kedokteran.

Keberadaan fakultas itu dinilainya sebagai kebanggaan daerah sekaligus solusi nyata untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, menegaskan komitmen kuat pihaknya untuk senantiasa menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dan bermutu tinggi bagi masyarakat luas.

Ia menjelaskan kerja sama dengan BPJS Kesehatan bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal pembuktian kemampuan rumah sakit dalam memberikan layanan yang andal dan dapat diandalkan seluruh warga NTT.

Kepada seluruh tenaga kesehatan maupun jajaran manajemen, rektor memberikan pesan tegas agar selalu mendahulukan kepentingan pasien tanpa membedakan latar belakang apa pun.

Ia juga melarang keras penolakan pelayanan hanya karena kendala biaya atau persyaratan administrasi yang belum lengkap. Menurutnya, kepastian mendapatkan pelayanan yang baik menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, mengemukakan kepuasan masyarakat menjadi tolak ukur keberhasilan pelayanan kesehatan. Oleh sebab itu, seluruh mitra kerja diharapkan bekerja secara profesional, lengkap, serta berfokus pada kebutuhan setiap pasien.

Direktur RSU Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, mengungkapkan keberadaan rumah sakit ini merupakan hasil kerja bersama pihak-pihak yang memiliki visi sejalan. Awalnya belum banyak dikenal, kini fasilitas tersebut terus berbenah menjadi tempat pelayanan yang profesional serta menghargai nilai kemanusiaan

Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan kuat bahwa dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, RSU Undana akan terus berkembang menjadi salah satu rujukan kesehatan terpercaya yang melayani seluruh warga Nusa Tenggara Timur. (Rocky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *