PASANGKAYU (SULBAR) – Upaya pelestarian alam dan kekayaan laut terus digalakkan. Kali ini, sebanyak 30 ekor anakan penyu laut (Tukik) yang dalam bahasa daerah setempat disebut Penyuh, berhasil ditetaskan dan dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya di laut. Tepatnya di pinggiran pantai Kayumaloa, desa pangiang, kec.Bambalamotu, kab.pasangkayu, prov.Sulawesi barat. Senin (20/4/2026)
Kegiatan mulia ini digelar oleh Andi Masawara, S.Pi selaku PPL Perikanan Tangkap Perikanan Laut bersama kelompok binaannya. Melalui kerja keras dan perawatan yang intensif, tim berhasil memastikan telur-telur penyu menetas dengan sehat dan selamat.
Kelompok Nelayan Sinar Kasih yang diketuai oleh Sapri mengaku sangat optimis dengan langkah ini. Mereka meyakini bahwa pelepasan tukik ini akan menjadi modal penting agar populasi penyu di perairan setempat dapat berkembang biak dengan baik di masa depan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk perjuangan nyata kita untuk melestarikan salah satu hewan yang dilindungi oleh negara dan undang-undang. Kita ingin generasi mendatang masih bisa melihat dan merasakan manfaat keberadaan satwa ini,” ujar Sapri.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem laut serta melindungi satwa yang terancam punah.
Laporan : Andi Masakirang
Editor : M. Jasman








