https://harianindonesiapos.com/wp-content/uploads/2026/05/FB_IMG_1779424488595.jpg
Berita  

Sijago Merah Lalap 1 Unit Rumah Warga, BKTM Bulutaba Aiptu J Nababan Sigap Datangi TKP

PASANGKAYU – Personel Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Baras bergerak cepat mendatangi lokasi kebakaran rumah warga yang terjadi di Dusun Barubu, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu. Peristiwa musibah tersebut terjadi pada Kamis (21/5/2026) malam sekitar pukul 19.45 WITA.

Kehadiran aparat kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP) merupakan wujud respon cepat dalam memberikan pelayanan, rasa aman, dan kenyamanan bagi masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan di lokasi sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kronologi dan penyebab kejadian.

Rumah yang ludes dilalap si jago merah diketahui milik I Wayan Jajar (70), seorang petani warga setempat. Berdasarkan keterangan korban, anak korban bernama I Nengah Suarma (47), maupun istri korban, Ni Wayan Lendri (60), kebakaran bermula sekitar pukul 18.20 WITA. Saat itu korban dan istrinya sedang beristirahat di dalam kamar, tiba-tiba merasakan hawa panas yang berasal dari dalam bangunan. Keduanya pun segera bergegas keluar menyelamatkan diri.

Bersamaan dengan itu, anak korban melihat api telah memunculkan diri dari bagian bawah atap rumah yang terbuat dari anyaman bambu. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan. Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi, diduga kuat kebakaran dipicu oleh korsleting listrik atau arus pendek yang bermula dari bagian plafon rumah.

Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil yang dialami korban sangat besar, ditaksir mencapai sekitar Rp600 juta. Nilai kerugian tersebut mencakup uang tunai senilai Rp500 juta yang merupakan hasil panen kebun dan disimpan di dalam rumah, dua unit mesin semprot pertanian, mesin sensor, perabot rumah tangga, serta bangunan rumah yang habis terbakar.

Warga sekitar yang menyadari adanya kebakaran segera berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Pasangkayu. Karena lokasi yang cukup jauh, armada pemadam baru tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WITA.

Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat saat terjadi musibah adalah bentuk kepedulian dan pelayanan prima Polri. Pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati, baik saat berada di dalam rumah maupun ketika meninggalkan rumah.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam keadaan mati, memeriksa instalasi listrik yang sudah tidak layak pakai, serta mematikan aliran listrik jika tidak sedang digunakan. Hal ini penting guna mencegah terjadinya kebakaran yang merugikan,” tegasnya.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah dipastikan aman dan kondusif, sementara pihak kepolisian masih melakukan pendataan rinci terkait dampak dan kerugian yang dialami korban. (Jas)

Sumber : Humas Polres Pasangkayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *