PASANGKAYU – Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan, Bhabinkamtibmas Desa Lariang Polsek Pasangkayu, Bripka Leo, melaksanakan sosialisasi Sekolah Ramah Anak dengan materi pencegahan kekerasan, bullying, dan pelecehan terhadap anak di lingkungan pendidikan, Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan yang berlangsung di Sekolah Satu Atap SD dan SMP Dusun Korondo, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Rahmadi, S.Pd., Babinsa Desa Lariang Serda Muh. Zadri, Ketua Komite Sekolah Haji Sahir, para guru, tokoh masyarakat, kepala dusun, serta seluruh peserta didik.
Dalam penyampaiannya, Bripka Leo menjelaskan pengertian bullying, berbagai bentuk perilaku bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang ditimbulkan terhadap korban maupun pelaku. Ia juga mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman serta menyenangkan untuk belajar.
Selain itu, Bripka Leo turut menyampaikan materi tentang nasionalisme melalui penguatan empat pilar kebangsaan dan pentingnya menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para peserta didik sebagai bekal membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab.
Ia juga mengimbau agar para siswa tidak melakukan tindakan kekerasan maupun bullying, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, karena perilaku tersebut dapat merugikan diri sendiri, orang lain, serta mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan edukasi dan melakukan pencegahan terhadap tindak kekerasan maupun bullying di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, serta rasa cinta tanah air kepada para pelajar. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi langkah deteksi dini untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah, sehingga tercipta suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi antara pihak sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan aparat keamanan dalam mewujudkan sekolah yang ramah anak serta mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
(Humas Polres pasangkayu)






