Internasional – Jagat internasional diguncang pernyataan kontroversial Panglima Militer Uganda, Jenderal Muhoozi Kainerugaba, yang juga merupakan putra Presiden Yoweri Museveni.
Ia mengeluarkan ultimatum mengejutkan kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, meminta uang sebesar USD 1 miliar (sekitar Rp 15,8 triliun) dan seorang wanita tercantik dari Turki untuk dijadikan istri, dalam waktu 30 hari!
Permintaan tak lazim ini disampaikan langsung oleh Muhoozi melalui akun media sosialnya pada Sabtu (11/4/2026).
“Selain USD 1 miliar dari Turki, saya menginginkan wanita tercantik di negara itu untuk menjadi istri!” tulisnya.
Ia menilai permintaan ini sangat wajar sebagai bentuk kompensasi atau “dividen keamanan” karena Uganda telah berkorban menjaga stabilitas di Somalia selama hampir 20 tahun melawan kelompok militan Al-Shabab, sementara Turki justru meraup keuntungan ekonomi besar di sana.
Muhoozi memberikan tenggat waktu hanya 30 hari. Jika Erdogan tidak menuruti kemauannya, ia mengancam akan mengambil langkah drastis:
– Memutuskan hubungan diplomatik secara total.
– Mengusir Kedutaan Besar Turki dari Kampala.
– Melarang maskapai Turkish Airlines terbang di wilayah udara Uganda.
“Bagi Turki, ini kesepakatan yang sangat sederhana. Entah mereka membayar, atau saya menutup kedutaan mereka di sini,” tegasnya dengan nada provokatif.
Menurut Muhoozi, Turki dianggap telah “menusuk dari belakang” karena mendapatkan banyak proyek besar di Somalia seperti pelabuhan dan bandara, tanpa memberikan imbal balik kepada negara-negara yang memikul beban keamanan seperti Uganda.
Kasus ini langsung menjadi sorotan dunia internasional karena gaya diplomasi yang sangat tidak biasa dan cenderung memalukan.(*red)








