Berita  

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

MAMUJU – Semangat kebersamaan dan kegembiraan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polda Sulbar lewat berbagai kegiatan menarik salah satunya lomba kicau mania yang dibuka langsung oleh Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, Minggu (7/6/26)

Ratusan peserta pecinta burung berkicau dari berbagai daerah terlihat antusias datang memadati Polda Sulbar untuk beradu kicau dan memenangkan hadiah menarik yang telah disiapkan.

Acara ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulbar, Ny. Santi Adi Deriyan beserta jajaran pengurus, para Pejabat Utama Polda Sulbar, panitia penyelenggara serta masyarakat luas yang antusias menyaksikan kompetisi bergengsi ini.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulawesi Barat mengucapkan rasa syukur dan terima kasih serta mengaku bangga karena kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa, tidak hanya dari wilayah Sulawesi Barat seperti Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamuju Tengah dan Pasangkayu, namun juga mengundang antusiasme peserta dari luar provinsi, antara lain Makassar, Maros, Pare-Pare, Pinrang, Sidrap, Palopo, Palu hingga Morowali.

“Kehadiran Saudara-saudara sekalian menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan semata, melainkan menjadi sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui aktivitas yang tumbuh di sekitar acara ini,” tutur Kapolda.

Kapolda juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras meluangkan waktu, tenaga dan pikiran demi terselenggaranya acara ini dengan baik.

Dedikasi tersebut dinilai menjadi kontribusi positif yang berharga dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini.

Di hadapan para peserta, Kapolda berpesan agar kompetisi ini dijalani dengan menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan rasa persaudaraan. Menang atau kalah sudah biasa dalam sebuah kompetisi, namun yang terpenting adalah menjaga sikap saling menghormati dan kebersamaan antar sesama penghobi.

Kepada dewan juri dan panitia, ia berharap penilaian dilakukan secara profesional, objektif, transparan dan bertanggung jawab, sehingga menghasilkan juara yang benar-benar layak sesuai kualitas burung yang dilombakan, serta menjaga acara tetap aman dan tertib.

Selain itu, kepada masyarakat dan penonton yang hadir, Kapolda mengajak bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan lokasi acara. Hal ini untuk menunjukkan identitas masyarakat Sulawesi Barat yang ramah, tertib dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

Menutup sambutannya, Kapolda berdoa semoga Allah Subuhanahu Wataalah senantiasa melimpahkan petunjuk dan kekuatan kepada seluruh hadirin dalam memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara.

(Jas/Humas Polda Sulbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *