ALOR – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, melakukan kunjungan kerja ke UPTD Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Alor di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Teluk Mutiara, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan ini, Wagub Johni menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai tulang punggung Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala UPTD Pendapatan Wilayah Alor, Cornelis Daniel Ador, melaporkan tren penerimaan pajak yang terus meningkat secara nominal, meski persentase capaian masih perlu dikejar:
– Tahun 2024: Target Rp9,4 Miliar → Realisasi Rp8,3 Miliar (88,2%)
– Tahun 2025: Target Rp11,6 Miliar → Realisasi Rp9,3 Miliar (±80%)
– Tahun 2026: Target Rp23,5 Miliar → Hingga 10 April terealisasi Rp2,6 Miliar (11,25%)
Meskipun persentase tahun 2026 masih rendah, tercatat adanya peningkatan nilai penerimaan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Terdapat fakta yang cukup mencolok, di mana dari total sekitar 29 ribu unit kendaraan yang terdata di Alor, baru sekitar 2.400 unit yang telah membayar pajak hingga Maret 2026. Angka ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat yang masih rendah dan perlunya perbaikan data administrasi.
Selain itu, kondisi gedung kantor yang berdiri sejak 2003 juga dinilai sudah perlu perbaikan, terutama terkait keterbatasan ruang penyimpanan arsip.
Wagub Johni menegaskan bahwa PKB adalah penyumbang terbesar PAD, terutama di daerah yang potensi sumber daya alamnya belum maksimal digali.
“Kita tahu sekitar 80% PAD bersumber dari pajak kendaraan, jadi sektor ini kuncinya. Tingkatkan etos kerja, profesional, jujur, dan layani masyarakat dengan baik,” tegasnya.
Beberapa langkah strategis yang diminta:
1. Perbaikan Data: Lakukan pendataan rinci mana kendaraan yang sudah bayar dan yang belum.
2. Program Pemutihan: Terapkan kebijakan pemutihan pajak, termasuk pembebasan biaya balik nama, untuk menarik minat masyarakat.
3. Kolaborasi: Perkuat sinergi dengan Satlantas, Kodim, Dishub, dan Jasa Raharja.
Laporan : Rocky marsiano Taseseb
Sumber : Biro Administrasi Pimpinan Setda Prop.NTT
Editor : MSR








