MAMUJU – Wajah humanis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali terlihat jelas melalui berbagai aksi nyata personel Polda Sulawesi Barat. Tidak hanya berfokus pada tugas penegakan hukum, jajaran kepolisian di wilayah ini terus menunjukkan kepedulian sosial melalui pelayanan tulus, edukasi, hingga aksi berbagi kepada warga yang membutuhkan.
Hal ini sejalan dengan Agenda Setting Divisi Humas Polri bertajuk “Polisi Humanis Wujud Polri untuk Masyarakat”. Jajaran Polda Sulbar mengimplementasikan semangat Polri Presisi melalui tindakan-tindakan konkret yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari masyarakat.
Salah satu kegiatan yang mendapat apresiasi luas adalah program “Polantas Karib” yang digelar oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas turun ke jalan membagikan paket makanan kepada para pengemudi ojek online, tukang becak, pekerja harian, serta masyarakat kurang mampu di Kota Mamuju. Bagi personel Ditlantas, keselamatan berlalu lintas tidak hanya diukur dari tertibnya arus kendaraan, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama. Senyum dan rasa syukur dari penerima bantuan menjadi motivasi utama bagi mereka untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
Selain aksi sosial, pendekatan humanis juga diwujudkan melalui edukasi yang solutif. Ditlantas Polda Sulbar bersinergi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, Jasa Raharja, dan instansi terkait untuk menyosialisasikan program keringanan pajak kendaraan bermotor. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi sekaligus memanfaatkan insentif pemerintah, sehingga meringankan beban ekonomi warga.
Komunikasi yang santun dan pelayanan ramah menjadi ciri khas lainnya. Personel tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi membangun hubungan harmonis agar masyarakat merasa dekat dan percaya kepada institusi kepolisian.
Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilandasi empati, profesionalisme, dan ketulusan.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat. Kehadiran anggota di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, solusi atas permasalahan, sekaligus menghadirkan manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat,” tegas Kapolda.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polda Sulbar ingin membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat dibangun tidak hanya lewat keberhasilan operasi penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi-aksi sederhana yang penuh kepedulian.
“Setiap senyum masyarakat adalah keberhasilan pelayanan kami. Karena bagi Polda Sulbar, mengayomi dan melayani dengan hati merupakan wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.
(Humas polres pasangkayu)






