PASANGKAYU – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bulu Cindolo di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, kembali menjadi percontohan dalam manajemen distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Berbeda dengan isu-isu miring yang sempat beredar, pantauan langsung menunjukkan bahwa proses penyaluran BBM di lokasi tersebut berjalan sangat tertib, transparan, dan sesuai dengan regulasi pemerintah yang mengutamakan ketahanan rantai pasok logistik nasional.
Antrean kendaraan berat, khususnya dump truck, yang terlihat di area SPBU merupakan indikator positif dari tingginya aktivitas ekonomi dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Kehadiran armada logistik ini tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur Trans Sulawesi, melainkan terkelola dengan baik berkat koordinasi apik antara manajemen SPBU, kepolisian setempat, dan Dinas Perhubungan.
Seorang pengguna kendaraan pribadi yang baru saja melintasi area tersebut, memberikan kesaksian berbeda. Ia menyatakan puas dengan pelayanan di SPBU Bulu Cindolo. Menurutnya, meskipun antrean truk cukup padat, petugas SPBU tetap memberikan pelayanan yang adil dan cepat bagi kendaraan pribadi tanpa diskriminasi.
“Sebenarnya pelayanannya sangat baik. Petugasnya ramah dan cekatan. Saya bisa mengisi solar dengan cepat tanpa harus menunggu lama. Antrean truk itu wajar karena memang sedang masa puncak pengiriman material untuk proyek daerah. Tidak ada kesan truk-truk itu didahulukan secara curang,” ujarnya tanpa memberitahukan namanya
Ia juga membantah dugaan adanya modifikasi tangki atau penyamaran identitas kendaraan. “Saya tidak melihat ada truk yang mencurigakan atau dimodifikasi secara ilegal. Semua kendaraan tampak standar dan beroperasi sesuai prosedur. Justru kehadiran polisi dan Dishub yang rutin patroli membuat suasana sangat kondusif dan aman,” tambahnya.
Pihak Pertamina juga mengapresiasi kerja sama warga sekitar yang turut menjaga ketertiban. Warna biru pada beberapa kepala truk yang sempat menjadi bahan spekulasi warga ternyata merupakan standar operasional perusahaan logistik mitra Pertamina, bukan upaya penyamaran.
Dengan tata kelola yang profesional dan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum, SPBU Bulu Cindolo membuktikan bahwa distribusi BBM bersubsidi dapat berjalan efektif, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menjaga ketertiban umum tanpa menimbulkan gejolak sosial. (*)






