PASANGKAYU – Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pasangkayu, Kartini, S.H., M.P.W.P, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pasangkayu, Jumat (22/5/2026). Pertemuan ini difokuskan untuk membahas dan menyusun langkah-langkah penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di wilayah Kabupaten Pasangkayu.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Sat Reskrim Polres Pasangkayu Aipda Rusdianto R, Kepala UPTD Kabupaten Pasangkayu Bidan Nitha Hartanti, S.Tr, Kabid Riset dan Inovasi Daerah Edwin Nander, serta Kabid Ekonomi dan Sosial Budaya Syahril.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pasangkayu, Kartini, menegaskan bahwa perempuan dan anak merupakan kelompok masyarakat yang sangat rentan, sehingga berhak mendapatkan perlindungan maksimal, rasa aman, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Melalui kunjungan ini, tujuan utama kita adalah memperkuat jejaring pencegahan kasus. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada lagi ruang bagi tindak kekerasan dan diskriminasi di wilayah kita,” ujar Kartini.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi antarinstansi, memetakan berbagai tantangan yang terjadi di lapangan, serta merumuskan langkah taktis agar penanganan terhadap korban dapat berjalan secara komprehensif. Penanganan tersebut mencakup pendampingan hukum, pelayanan medis, hingga proses pemulihan psikologis bagi korban.
Kartini juga berharap kolaborasi yang terjalin antara Bappeda Litbang dan Sat Reskrim Polres Pasangkayu dapat semakin solid dan kuat. Menurutnya, sinergi yang baik antarlembaga merupakan kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan maupun anak-anak di Pasangkayu.
“Saya berharap kolaborasi antara Bappeda Litbang dan Sat Reskrim Polres Pasangkayu dapat berjalan semakin solid. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. Semoga pertemuan dan diskusi kita pada hari ini membawa hasil yang konkret dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah daerah dan kepolisian dalam memprioritaskan perlindungan kelompok rentan serta menciptakan rasa aman dan keadilan bagi seluruh warga masyarakat. (Jas)






