PASANGKAYU (SULBAR) – Kondisi memprihatinkan SDN Marambiau yang viral di media sosial mendapat respons cepat dari Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pasangkayu, Muh. Dasri. Politisi Partai NasDem ini langsung turun ke lapangan meninjau lokasi sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan parah, Selasa (14/04/2026).
“Saya sangat prihatin melihat kondisi sekolah ini. Setelah saya lihat langsung, kerusakannya memang cukup parah dan sangat memprihatinkan,” tegas Dasri di lokasi.
Dari pantauan di lapangan, kondisi bangunan sekolah terlihat sangat memprihatinkan. Ruang kelas tampak tidak layak digunakan, struktur bangunan terlihat rapuh, atap rusak, hingga fasilitas belajar yang nyaris tidak memadai.
Situasi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar yang berada di dalamnya setiap hari.
Melihat kondisi darurat tersebut, Dasri mendesak Pemerintah Daerah agar segera mengambil langkah konkret. Ia menekankan bahwa sektor pendidikan memiliki alokasi anggaran wajib yang harus diprioritaskan.
“Saya minta pemerintah daerah segera menjadikan ini sebagai prioritas utama. Ingat, anggaran pendidikan memiliki mandat minimal 20 persen dari APBD yang harus dialokasikan,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan bahwa kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan yang lebih besar.
“Perbaikan harus segera dilakukan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan layak. Jangan menunda penanganan karena menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian dan tekanan agar eksekutif tidak menunda-nunda pekerjaan. DPRD Pasangkayu menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada realisasi perbaikan nyata di lapangan.
Laporan : M. Jasman








